Jumat, 12 November 2010

daftar pustaka dan catatan kaki

DAFTAR PUSTAKA (BIBLIOGRAFI)

Bibliografi atau yang biasa disebut daftar pustaka adalah kegiatan teknis membuat deskripsi untuk suatu cantuman tertulis atau pustaka yang diterbitkan, yang tersusun secara sistematik berupa daftar menurut aturan yang dikehendaki.

Menurut Gorys Keraf (1997:213) yang dimaksud dengan bibliografi atau daftar pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel dan bahan-bahan penerbitan lainya yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sebahagian dan karangan yang tengah digarap.

Unsur-Unsur Bibliografi dan Contoh Penulisannya
a.Nama Pengarang, yang dikutip secara lengkap.
b.Judul Buku, termasuk judul tambahannya.
c.Data Publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke berapa, nomor jilid buku dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
d.Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, atau surat kabar, tanggal dan tahun


Jenis-Jenis Bibliografi

Jenis bibliografi yang dihasilkan dalam pembuatan publikasi sekunder akan tergantung pada jenis pustaka yang akan didaftar. Misalnya akan dibuat daftar yang berasal dari deskripsi katalog buku yang dimiliki perpustakaan, maka daftar tersebut dapat dinamakan daftar katalog. Sementara jika daftar yang disusun berdasarkan judul artikel suatu majalah, maka daftar tersebut dapat disebut daftar isi.
Dari segi cara penyajian dan uraian deskripsinya, bibliografi dibagi menjadi:
Bibliogrfi deskriptif: Yaitu bibliografi yang dilengakapi deskripsi singkat yang didapat dari gambaran fisik yang tertera atau tertulis dalam bahan pustaka. Seperti judul buku atau majalah, judul artikel, nama pengarang, data terbitan (impresium), kolasi serta kata kunci dan abstrak yang tertulis.
Bibliografi evaluatif: Yaitu bibliografi yang dilengkapi dengan evaluasi tentang suatu bahan pustaka. Evaluasi ini biasanya mencakup penilaian terhadap isi suatu bahan pustaka atau artikel

Fungsi Bibliografi

Fungsi sebuah bibliografi hendaknya secara tegas dibedakan dari fungsi sebuah catatan kaki. Referensi pada catatan kaki dipergunakan untuk menunjuk kepada sumber dan pernyataan atau ucapan kepada sumber dan pernyataan atau ucapan yang dipergunakan dalam teks. sebab itu referensi itu harus menunjuk dengan tepat tempat dimana pembaca dapat menemukan pernyataan atau ucapan itu. dalam hal ini selain pengarang, judul buku dan sebagainya harus dicantumkan pula nomor halaman dimana pernyataan atau ucapan itu bisa dibaca. sebaiknya sebuah bibliografi memberikan deskripsi yang penting tentang buku, majalah, harian itu secara keseluruhan. Karena ini fungsi catatan kaki dan bibliografi seluruhnya tumpang-tindih satu sama lain.

Tujuan

Fungsi sebuah Daftar Pustaka hendaknya secara tegas dibedakan dari fungsi sebuah catatan kaki. Referensi pada catatan kaki dipergunakan untuk menunjuk kepada sumber dan pernyataan atau ucapan yang dipergunakan dalam teks. Sebab itu referensi itu harus menunjuk dengan tepat tempat. dimana pembaca dapat menemukan pernyataan atau ucapan itu. Dalam hal ini selain pengarang, judul buku dan sebagainya. harus dicantumkan pu/a nomor halaman di mana pernyataan atau ucapan itu bisa dibaca. Sebaliknya sebuah Daftar Pustaka memberikan deskripsi yang penting tentang buku, majalah, harian itu secara keseluruhan. Karena itu fungsi catatan kaki dan Daftar Pustaka seluruhnya tumpang-tindih satu sama lain.



CATATAN KAKI

catatan kaki adalah keterangan dari sumber kutipan yang ditempatkan langsung dibelakang kutipan. Bila keterangan semacam itu ditempatkan pada akhir bab atau akhir karangan, maka catatan atau keterangan semacam itu disebut keterangan saja. Semua kutipan harus ditunjukkan sumbernya dalam sebuah catatan kaki. Catatan kaki dapat juga untuk memberi keterangan lain tentang teks.


Tujuan Catatan Kaki :

a. Menyusun pembuktian
semua dalil atau pernyataan yang penting, yang bukan merupakan pengetahuan umum harus didukung oleh pembuktian-pembuktian. Pembuktian itu dapat diberikan dalam teks, dapat pula dimasukkan catatan kaki, atau kedua-duanya. Khususnya dalam hal ini, catatan kaki menunjukkan kembali kebenaran-kebenaran yang pernah dicapai oleh seorang pengarang lain dalam bukunya atau tulisan-tulisannya. Sebab itu referensi atau penunjukan dalam catatan kaki dimaksukan untuk menunjukkan tempat atau sumber dimana suatu kebenaran telah dibuktikan oleh orang lain

b. Menyatakan Hutang Budi
Penunjukkan sumber pada catatan kaki dimaksudkan pula untuk menyatakan hutang budi kepada pengarang yang dikutip pendapatnya. Dengan menyebut nama pengarang yang dikutip pendapatnya itu, penulis telah menyatakan hutang budi kepadanya.

c. Menyatakan Keterangan Tambahan
Catatan kaki juga dimaksudkan sebagai keterangan tambahan untuk uraian. Keterangan tambahan yang dimaksud dapat berupa inti sari dari fragmen yang dipinjam, uraian teknis, keterangan insidental atau materi yang memperjelas teks atau informasi tambahan terhadap topik yang disebut dalam teks.

d. Merujuk bagian lain dari teks
Catatan kaki dapat juga dipergunakan untuk menyediakan informasi kepada bagian-bagian lain dari tulisan itu. Misalnya penulis memberi catatan agar pembaca melihat atau memeriksa uraian pada halaman sebelumnya, atau hal-hal yang akan diuraikan.


Teknik Pembuatan Catatan Kaki

Sumber dari kutipan yang disebut catatan kaki ditempatkan dibelakang kutipan, dalam tanda kurung; disebutkan nama singkat pengarang, kalau ada nama keluarga, tahun terbit, dan halaman yang dikutip. Contoh untuk buku......(Nurul,2008:80)


Jenis Catatan Kaki

a. Penunjukan sumber (referensi)
Menunjukan sumber tempat kutipan terdapat. Referensi harus dibuat oleh penulis bila mengambil kutipan langsung, mengambil kutipan tak langsung, menjelaskan dengan kata-kata sendiri apa yang telah kita baca.

b. Catatan Penjelas
adalah catatan kaki yang dibuat dengan tujuan untuk membatasi suatu pengertian atau menerangkan dan memberi komentar terhadap suatu pengertian atau menerangkan dan memberi komentar terhadap suatu pernyataan atau pendapat yang dimuat dalam teks. penjelasan ini harus dibuat dalam catatan kaki dan tidak dimasukkan kedalam teks

c. Gabungan penunjukan sumber dan catatan penjelas
Jenis ini merupakan gabungan dari penunjukan sumber dan catatan penjelas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar